Kumpulan Artikel Berbagai Kategori

Jumat, 25 Januari 2013

LED Lampu sorot 12V DC

Lampu LED menawarkan lebih banyak cahaya dari lampu neon saat menggunakan daya yang lebih kecil. Beralih ke lampu LED menawarkan banyak keuntungan, meskipun teknologi membutuhkan perbaikan untuk menggunakan 12V DC lampu cahaya untuk semua aplikasi. Ini lampu sangat cocok untuk sistem energi terbarukan. Bola lampu dapat dijalankan langsung dari daya yang dihasilkan dari sel surya atau turbin angin.

Arus

   lampu LED ini didukung oleh arus searah (DC). DC tidak digunakan di rumah, tetapi digunakan dalam mobil dan sistem tenaga surya.

Voltase

     Ini adalah bola lampu tegangan rendah karena menggunakan 12 Volt. Ini adalah jumlah tegangan yang dihasilkan oleh baterai surya, sehingga bola lampu dapat dihubungkan langsung ke tata surya. Panel surya atau turbin angin terhubung ke baterai 12 volt. Bola lampu kemudian beroperasi sempurna dengan jumlah daya. Konversi energi dari baterai DC surya untuk arus bolak-balik (AC) membutuhkan daya yang cukup untuk membakar 50 dari 12 bola lampu VDC. Oleh karena itu, menggunakan lampu 12V DC cahaya dengan sistem energi surya atau angin efisien.


Arah Cahaya

Lampu LED digunakan sebagai lampu sorot karena cahaya yang diciptakan terang tapi terarah. Oleh karena itu, lampu ini tidak dianjurkan untuk digunakan di rumah di mana cahaya umum menyebar ke segala arah yang diinginkan. Bola lampu LED tidak bekerja dengan baik sebagai lampu sorot, lampu senter dan lampu mobil. Sinar optik dapat berkisar dari enam sampai 25 derajat tergantung pada lebar yang diinginkan dari sinar.

Keuntungan

Sorotan LED mengandung merkuri, memiliki siklus hidup lebih lama, lebih hemat energi dan akan menyala seketika. Anda tidak perlu menunggu bola lampu untuk pemanasan dan mencapai kekuatan penuh. Lampu ini juga kurang mungkin untuk istirahat dan tidak terpengaruh dengan sering yang diaktifkan atau dinonaktifkan.
 

0 komentar: